Demak – Sambut Hari Anak Nasional Pemkab Demak gelar Gebyar PAUD Tahun 2026 . Kegiatan ini menjadi ajang apresiasi sekaligus sarana edukasi bagi ribuan peserta didik PAUD yang hadir bersama orang tua mereka. Berbagai rangkaian kegiatan disiapkan untuk menumbuhkan kreativitas, karakter, dan keberanian anak sejak usia dini sebagai bekal mereka menuju jenjang pendidikan berikutnya, yang berlangsung di halaman Kantor Bupati, Kamis (23/7/26).
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Demak, Haris Wahyudi Ridwan, mengatakan bahwa pendidikan anak usia dini memerlukan sinergi antara sekolah, orang tua, dan pemerintah agar tumbuh kembang anak dapat berlangsung secara optimal.
“Gebyar PAUD ini menjadi sarana bagi anak-anak untuk menampilkan kreativitasnya. Selain belajar dan berkarya di sekolah, mereka juga memiliki kesempatan mengembangkan potensi melalui kegiatan di luar sekolah seperti ini,” ujar Haris.
Ia menjelaskan, Gebyar PAUD Tahun 2026 diikuti sekitar 2.000 peserta yang terdiri dari peserta didik PAUD yang hadir bersama orang tua, guru, dan Forum Anak. Berbagai kegiatan turut memeriahkan acara, di antaranya jalan sehat, pameran stan Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) dan Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) se-Kecamatan Demak, hiburan edukatif, serta pentas kreativitas anak.
Sementara itu, Bupati Demak Eisti’anah yang hadir di lokasi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan Gebyar PAUD Tahun 2026.
“Gebyar PAUD menjadi pengingat bagi kita semua bahwa masa depan Kabupaten Demak dimulai dari anak-anak usia dini,” kata Eisti’anah.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengekspresikan kreativitas, tetapi juga menjadi media pembelajaran yang menyenangkan sekaligus sarana menanamkan kecintaan terhadap budaya daerah sejak dini.
Salah seorang peserta, Ketua IGTKI Kecamatan Guntur, Rumiatun, mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut. Ia berharap Gebyar PAUD dapat memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk mengembangkan kreativitas dan keberanian tampil di hadapan publik.
”Kami berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan sehingga anak-anak tidak hanya mengembangkan kreativitas di sekolah, tetapi juga melalui berbagai kegiatan dan event di luar sekolah,” ujarnya. (red-kmf/ist/nin)
