Pemilihan Duta Literasi Pelajar Sebagai Upaya Meningkatkan Budaya Membaca

Demak – Pemilihan Duta Literasi Pelajar bukan sekadar ajang kompetisi untuk mencari pelajar terbaik, melainkan juga menjadi ruang pembinaan dan pengembangan potensi generasi muda agar memiliki kepedulian terhadap pentingnya literasi.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dinperpusar) Kabupaten Demak, Agung Hidayanto, saat membuka kegiatan Pemilihan Duta Literasi Pelajar Kabupaten Demak Tahun 2026, Rabu (4/11/26), bertempat di Aula Dinperpusar.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi salah satu upaya strategis untuk menumbuhkan budaya membaca, meningkatkan kecakapan literasi, serta melahirkan generasi muda yang berwawasan luas, kreatif, kritis, dan mampu menjadi penggerak literasi, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

“Seorang Duta Literasi tidak hanya memiliki kegemaran membaca, tetapi juga harus mampu menginspirasi teman sebaya, mengajak lingkungan sekitarnya untuk mencintai buku, serta memanfaatkan berbagai sumber informasi secara cerdas, bijak, dan bertanggung jawab. Selain itu, Duta Literasi diharapkan mampu menunjukkan kemampuan, kreativitas, wawasan, serta gagasan inovatif dalam mengembangkan budaya literasi,” kata Agung.

Ia menegaskan, Dinperpusar berkomitmen untuk terus menghadirkan ruang, kesempatan, dan program pembinaan bagi generasi muda agar tumbuh menjadi generasi yang literat.

“Kami berharap Duta Literasi Pelajar yang terpilih nantinya tidak hanya menjadi simbol atau representasi literasi, tetapi benar-benar mampu menjadi inspirator, pelopor, dan penggerak budaya membaca serta berkarya di sekolah dan masyarakat. Literasi harus menjadi bagian dari gaya hidup generasi muda, karena melalui literasi kita membangun pengetahuan, karakter, kreativitas, dan masa depan yang lebih baik,” terangnya.

Lebih lanjut, Agung berharap para finalis dan peserta yang mengikuti kegiatan tersebut dapat menjadi generasi muda yang tidak hanya berprestasi secara akademis, tetapi juga memiliki semangat berbagi pengetahuan, mengembangkan kreativitas, serta memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan budaya literasi di Kabupaten Demak. (red-kmf/ist)

Bagikan

You might also like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *