Silaturahmi Kapolres dengan Ketua MUI Demak, Bersinergi Jaga Kamtibmas
DEMAK – Dalam upaya memperkuat hubungan antara ulama dan umara sekaligus membangun sinergi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Kapolres Demak AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra bersama sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres Demak bersilaturahmi dengan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Demak, KH. Abdullah Arief Cholil, Minggu (1/11/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Kapolres Demak menyampaikan bahwa terciptanya situasi keamanan yang kondusif bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama.
Menurutnya, ulama memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran masyarakat, menyampaikan pesan-pesan kesejukan, serta mengajak umat untuk senantiasa menjaga persatuan dan kerukunan.
“Silaturahmi ini merupakan bagian dari upaya kami mempererat sinergitas antara Polri dan ulama. Kami berharap komunikasi dan kerja sama ini terus terjalin dengan baik. Menjaga keamanan bukan hanya tugas kepolisian, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat,” kata Kapolres.
Ia menambahkan, komunikasi dengan para tokoh agama juga penting untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan Kamtibmas, termasuk penyebaran informasi yang belum terverifikasi dan berpotensi menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat.
Sementara itu, Ketua MUI Kabupaten Demak KH. Abdullah Arief Cholil menyambut baik silaturahmi Kapolres Demak bersama jajaran PJU Polres Demak. Ia menilai, hubungan harmonis antara ulama dan umara merupakan salah satu modal penting dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang aman, damai, dan harmonis.
Sebagai pengasuh Pondok Pesantren Al Fattah yang berlokasi di Jalan Sultan Fatah, Kelurahan Bintoro, Kabupaten Demak, KH. Abdullah Arief Cholil juga memiliki peran dalam pembinaan kehidupan keagamaan masyarakat. Pondok pesantren tersebut diketahui telah berdiri sejak 1951.
Menurutnya, ulama tidak hanya bertanggung jawab membimbing umat dalam kehidupan beragama, tetapi juga memiliki peran sosial dalam menjaga persaudaraan, memperkuat toleransi, serta menciptakan suasana yang sejuk dan damai di tengah masyarakat.
“Ulama dan umara harus berjalan beriringan. Kami dari MUI mendukung upaya Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dengan komunikasi dan kerja sama yang baik, insyaallah Kabupaten Demak dapat terus terjaga dalam suasana aman, damai, dan kondusif,” kata KH. Abdullah Arief Cholil.
Melalui silaturahmi tersebut, diharapkan sinergi antara Polri, ulama, dan seluruh elemen masyarakat semakin kuat sehingga tercipta situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Demak. (Red-kmf/apj).
