DEMAK – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Demak, Abdur Rouf, bersama Ketua Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Demak, Ny. Serly Samelino, menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang bantuan penyelenggaraan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Kemala Bhayangkari 36 dan 37.
Penandatanganan PKS tersebut berlangsung di Kantor Kemenag Kabupaten Demak, Senin (7/9/2026).
Melalui kerja sama ini, Kemenag Demak dan Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Demak berkomitmen memberikan dukungan terhadap keberlangsungan pendidikan Al-Qur’an di TPQ Kemala Bhayangkari 36 dan 37.
Kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat penyelenggaraan pendidikan keagamaan, khususnya pembelajaran Al-Qur’an bagi anak-anak sejak usia dini.
Keberadaan TPQ tidak hanya berfungsi sebagai tempat untuk belajar membaca Al-Qur’an. Lebih dari itu, TPQ diharapkan menjadi ruang untuk menanamkan nilai-nilai keagamaan, akhlak, serta karakter kepada anak-anak sejak dini.
Hal tersebut dinilai semakin penting di tengah perkembangan teknologi dan arus informasi yang begitu cepat. Anak-anak membutuhkan fondasi nilai yang kuat agar mampu menyaring berbagai informasi sekaligus memiliki perilaku yang baik dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala Kantor Kemenag Demak, Abdur Rouf, mengatakan pendidikan Al-Qur’an memiliki peran penting dalam membangun karakter anak. Menurutnya, kemampuan membaca Al-Qur’an perlu berjalan beriringan dengan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.
“Pendidikan Al-Qur’an memiliki peran penting dalam membangun generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan keagamaan, tetapi juga berkarakter dan berakhlak baik,” kata Abdur Rouf.
Sementara itu, Ketua Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Demak, Ny. Serly Samelino, mengatakan pihaknya memberikan perhatian terhadap pendidikan anak, termasuk pendidikan keagamaan.
Menurutnya, pengenalan Al-Qur’an sejak dini diharapkan dapat menjadi bekal bagi anak-anak dalam menjalani kehidupan sekaligus membangun kebiasaan positif.
“Kami berharap kerja sama ini memberikan manfaat nyata bagi anak-anak. Mereka tidak hanya belajar membaca Al-Qur’an, tetapi juga memahami nilai-nilai kebaikan dan menerapkannya dalam kehidupan,” kata Ny. Serly.
Ny. Serly. Menambahkan, pembentukan karakter membutuhkan proses yang panjang dan konsisten. Karena itu, pendidikan agama perlu diberikan sejak usia dini dengan melibatkan berbagai lingkungan yang ada di sekitar anak.
“Keberadaan TPQ diharapkan dapat menjadi salah satu ruang yang memberikan pengalaman pendidikan positif bagi anak-anak. Selain belajar Al-Qur’an, mereka juga dapat membangun kedisiplinan, kebersamaan, serta akhlak yang baik dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya. (Red-kmf/apj).
