DEMAK – Guna meningkatkan aksesibilitas dan memudahkan masyarakat untuk menuju lokasi dan tidak tersesat , Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri Inisiatif Terprogram (MIT) ke-22 UIN Walisongo Semarang yang tergabung dalam Kelompok Lokaseva Posko 87 sukses melaksanakan pemasangan plang penunjuk arah di Desa Banjarejo.
Pemasangan dilakukan di tempat strategis yang sering menjadi jalur lalu lalang aktivitas warga desa maupun masyarakat antardesa, Senin (31/8/2026).
Koordinator Desa (Kordes) KKN Posko 87, Syauqibillah Prabowo, menyampaikan bahwa pengadaan plang penunjuk arah ini merupakan bentuk pengabdian fisik yang diharapkan memberikan manfaat jangka panjang bagi Desa Banjarejo.
“Kami melihat beberapa persimpangan di Desa Banjarejo ini cukup vital karena menghubungkan akses ke balai desa dan desa-desa tetangga. Harapannya, dengan adanya plang penunjuk arah yang jelas dan kokoh ini, para pendatang maupun warga yang melintas tidak lagi kebingungan mencari rute, sekaligus menata tata ruang desa agar terlihat lebih rapi,” ujar Syauqibillah.
Sekretaris Desa KKN sekaligus pihak pelaksana kegiatan Ferika, menjelaskan bahwa material yang digunakan dipilih secara khusus agar tahan lama terhadap cuaca.
Untuk tiangnya menggunakan pipa besi, sedangkan papan petunjuk arahnya menggunakan plat besi yang ditancapkan dan dicor di lokasi.
Adapun lokasi pemasangan meliputi Perempatan Bumirejo (Arah Gabus) Menunjukkan akses jalan menuju Banjarejo, Candisari, Karangawen, dan Turus.
Pertigaan Mutih (Arah Balai Desa) Menunjukkan akses jalan menuju Balaidesa Banjarejo, Gaji, dan Candisari. Pertigaan Gabus (Arah Balai Desa) Menunjukkan akses jalan menuju Gaji, Balaidesa Banjarejo, dan Bumirejo.
Pertigaan Gabus (Arah Wonorejo) Menunjukkan akses jalan menuju Sidokumpul, Wonorejo, dan Bumirejo. (Red-kmf/apj/ist).
