Demak – Ratusan pemudik asal Kabupaten Demak yang merantau di wilayah Jabodetabek tiba di Pendopo Kabupaten Demak. Rombongan tujuh (7) bus dengan 350 pemudik tiba di Pendopo Kabupaten Demak ,Senin (16/03/26) pukul 17.00 wib dan disambut oleh Bupati Demak Eisti’anah serta jajarannya.
Kedatangan para pemudik yang mengikuti program mudik gratis Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tahun 2026 bertema “Mudik Gampang Balik Tenang”. Yang bertujuan membantu masyarakat perantau agar dapat pulang kampung dengan aman dan tanpa biaya.
Bupati Demak Eisti’anah melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Demak Akhmad Sugiharto menyampaikan bahwa tahun ini Kabupaten Demak mendapatkan tambahan kuota bus untuk program mudik gratis tersebut. Dan seluruh perjalanan pemudik berlangsung lancar tanpa kendala. Ia juga mengingatkan para perantau agar tetap menjaga nilai dan budaya daerah saat kembali ke kampung halaman.
“Kalau sudah masuk Demak, jadilah orang Demak. Budaya yang kurang baik dari kota rantau tidak perlu dibawa ke kampung halaman. Kami juga berharap para pemudik dapat membelanjakan uangnya di Demak, misalnya di pasar tradisional, sehingga ekonomi lokal ikut bergerak,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Demak Arief Sudaryanto mengatakan pihaknya telah melakukan pemeriksaan kelaikan kendaraan atau ramp check terhadap seluruh bus yang digunakan dalam program mudik gratis.
“Ramp check kami lakukan di terminal maupun terminal wisata. Alhamdulillah seluruh bus yang digunakan memenuhi syarat pelayanan dan dinyatakan layak jalan,” jelasnya.
Arief menyebutkan pada hari pertama kedatangan terdapat sekitar 350 pemudik yang tiba di Demak menggunakan enam bus dari pemkab dan satu bus tambahan dari Badan Penghubung Jawa tengah. Untuk gelombang berikutnya ada delapan bus lagi yang akan membawa pemudik.
“Jika ditotal sekitar 15 bus dengan kapasitas rata-rata 50 penumpang per bus, sehingga diperkirakan sekitar 750 warga Demak mengikuti program mudik gratis ini,” katanya.(Red-kmf/ist-apj).
