Demak – Disela-sela pelepasan Kirab Api Obor (Torch Relay) Porprov XVII Jawa Tengah 2026 yang transit di Kabupaten Demak pada Sabtu (24/10/26), Ketua Koni Jawa Tengah, Sujarwanto Dwiatmoko merasa berbahagia dan terhormat karena rangkaian torch relay disambut dengan antusias oleh masyarakat Kabupaten Demak.
“Kirab obor dari Grobogan menuju Kabupaten Demak ini menandai dimulainya rangkaian kegiatan Porprov XVII Jawa Tengah 2026. Selanjutnya, obor akan melintasi sejumlah wilayah di Semarang Raya, mulai dari Kabupaten Grobogan menuju Demak kemudian Salatiga, Kabupaten Semarang, hingga Kendal. Setelah menginap semalam di Kendal, pada Minggu 25 Oktober 2026 obor akan dibawa ke Semarang dan sore harinya mengikuti upacara pembukaan di GOR Jatidiri Semarang,” jelas Sujarwanto.
Menurutnya, api obor menjadi simbol semangat dan motivasi bagi seluruh atlet yang akan berlaga dalam Porprov XVII Jawa Tengah 2026. Ajang olahraga tingkat provinsi tersebut mempertandingkan 58 cabang olahraga (cabor).
Ia menjelaskan, Jawa Tengah memiliki 11 cabang olahraga unggulan yang diharapkan mampu menyumbangkan medali pada Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang. Selain itu, terdapat sekitar 18 cabang olahraga prioritas yang juga menjadi sumber potensial perolehan medali emas bagi Jawa Tengah.
Ketua Koni Demak Dukung Penuh Porprov
Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Demak, Suryo Hadi Wibowo, berharap masyarakat turut mendukung penyelenggaraan Porprov XVII Jawa Tengah 2026, mengingat Kabupaten Demak menjadi salah satu daerah tuan rumah dalam wilayah Semarang Raya.
Menurutnya, kesempatan menjadi tuan rumah merupakan momentum penting untuk mengembangkan potensi atlet lokal agar mampu bersaing di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional.
“Kesempatan Demak menjadi salah satu tuan rumah Porprov di wilayah Semarang Raya ini tidak datang dalam waktu dekat. Diperkirakan, kesempatan serupa baru dapat kembali sekitar 24 tahun mendatang, yakni pada 2050,” ungkap Suryo.
Ia menambahkan, KONI Demak akan memfokuskan pembinaan pada cabang olahraga unggulan dan berprestasi agar para atlet memperoleh pembinaan yang optimal dan mampu mencapai prestasi terbaik. Upaya tersebut juga akan didukung dengan peningkatan sarana dan prasarana olahraga.
Suryo menyebut, fasilitas olahraga yang dimiliki Kabupaten Demak selama ini mendapat apresiasi dari sejumlah kabupaten/kota lain. Dengan dukungan masyarakat, pembinaan atlet yang berkelanjutan, serta fasilitas yang memadai, Porprov diharapkan menjadi momentum untuk melahirkan atlet-atlet potensial asli Demak yang mampu mengharumkan nama daerah di berbagai ajang olahraga. (red-kmf/ist/apj)
