Demak – Pemerintah Kabupaten Demak dan elemen masyarakat serta para donatur telah menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan. Hingga 7 September 2026, bantuan air bersih yang telah didistribusikan mencapai 1.455.000 liter atau sebanyak 291 tangki.
Bantuan tersebut diperuntukkan bagi 39.686 jiwa atau 7.859 kepala keluarga (KK) yang tersebar di 24 desa pada delapan kecamatan. Selain masyarakat, bantuan juga menyasar tiga pondok pesantren dan enam sekolah.
Berdasarkan data realisasi pendistribusian, Kecamatan Mranggen menjadi wilayah dengan jumlah bantuan air bersih terbanyak, yakni mencapai 700.000 liter. Selanjutnya, Kecamatan Karanganyar sebanyak 430.000 liter, Guntur 110.000 liter, Gajah 125.000 liter, Demak 60.000 liter, Wedung 15.000 liter, Sayung 10.000 liter, dan Wonosalam sebanyak 5.000 liter.
Bantuan air bersih tersebut berasal dari sejumlah sumber. Pemerintah Kabupaten Demak menyalurkan sebanyak 1.315.000 liter atau 263 tangki. Sementara itu, bantuan dari sedekah keluarga Agus Luhur Pambudi sebanyak 110.000 liter atau 22 tangki, Dompet Dhuafa sebanyak 15.000 liter atau tiga tangki, serta Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Muria Raya sebanyak 15.000 liter atau tiga tangki. (red-kmf/ist)
