Mahasiswa KKN UIN Walisongo Bantu Promosikan Pelaku UMKM

 

Demak – Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mahasiswa Inovasi Terpadu (MIT) ke-22 UIN Walisongo Semarang Posko 87 membantu mempromosikan dan mengenalkan pelaku UMKM di Desa Banjarejo Kecamatan Guntur Kabupaten Demak.

Bantuan tersebut berupa pengenalan produk dan usahanya melalui pembuatan banner. Hal ini dilakukan agar tempat usaha dan produknya diketahui masyarakat luas.

Selain itu pembuatan banner ini menjadi salah satu bentuk kepedulian mahasiswa KKN terhadap kebutuhan pelaku usaha di Desa Banjarejo. Sebelumnya, pelaku UMKM setempat belum memiliki banner yang dapat digunakan sebagai penanda sekaligus media informasi bagi masyarakat.

Salah satunya pembuatan tampah dan tebok yang berbahan baku bambu, milik Kholifatul Khasanah, mengingat lokasi produksi tersebut belum memiliki tempat promosi seperti banner maupun spanduk.

Menurut Kholifatul Khasanah, sebelumnya tempat usahanya belum mempunyai banner seperti ini. Dengan adanya bantuan tersebut dirinya sangat berterimakasih.

“Untuk produk saya di setorkan ke pasar Karangawen, pasar Mranggen dan warga lainnya yang membutuhkan. Untuk per item produk kami membandrolnya dengan harga Rp. 15.000 hingga Rp. 35.000 per item,” katanya. Rabu, (2/9/2026)

Divisi Media dan Informasi (Medinfo) KKN MIT 22 Posko 87, Niha menyampaikan, Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN MIT 22 UIN Walisongo Semarang Posko 87 dalam mendampingi masyarakat sekaligus menjawab kebutuhan sederhana yang dapat memberikan manfaat langsung bagi pelaku UMKM di Desa Banjarejo. (Red-kmf/apj).

Bagikan

You might also like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *