{"id":4616,"date":"2022-11-17T14:00:17","date_gmt":"2022-11-17T07:00:17","guid":{"rendered":"https:\/\/suarakotawali.demakkab.go.id\/?p=4616"},"modified":"2022-11-17T14:00:17","modified_gmt":"2022-11-17T07:00:17","slug":"kabupaten-demak-bebas-open-defecation-free","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/suarakotawali.demakkab.go.id\/index.php\/2022\/11\/17\/kabupaten-demak-bebas-open-defecation-free\/","title":{"rendered":"Kabupaten Demak Bebas Open Defecation Free"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: left;\">Demak \u2013 Pemkab Demak melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Demak gelar Rapat Koordinasi Pengkajian Pengembangan Lingkungan Sehat Dalam Rangka Demak menuju Kabupaten Sehat di Gedung Grhadika Bina Praja Kabupaten Demak, Kamis, (17\/11\/22).<\/p>\n<p>Kegiatan tersebut di hadiri oleh Bupati Demak Eisti\u2019anah, Pj Sekertaris Daerah Kabupaten Demak Eko Pringgolaksito, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Demak Kurniawan Arifendi, serta Kepala Perangkat Daerah atau yang mewakili dan Narasumber Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang M Abdul Hakam.<\/p>\n<p>Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Demak dalam laporannya menyampaikan lingkungan sehat merupakan segala sesuatu disekitar yang dapat mempengaruhi perkembangan hidup manusia, baik secara langsung maupun tidak langsung.<\/p>\n<p>\u201cLingkungan yang sehat akan berdampak baik bagi kehidupan manusia. Begitu juga sebaliknya, lingkungan yang buruk akan berdampak buruk pula bagi kehidupan manusia yang dapat mengakibatkan manusia tidak dapat menjalani kehidupan yang nyaman.\u201d Kata Kurniawan<\/p>\n<p>Dalam kesempatan yang sama ia juga menyampaikan bahwa selama 12 tahun ini Kabupaten Demak sudah dinyatakan sebagai Kabupaten bebas Open Defecation Free (ODF) atau buang air besar sembarangan.<\/p>\n<p>\u201cYang ternyata setelah kita lihat itu pencanangan ODF dari 2010 dan alhamdulilah pada tahun 2022 ini kita sudah bisa mencapainya.\u201d Terang Kurniawan.<\/p>\n<p>\u201cNamun untuk kaitanya dengan Kabupaten sehat tentu kita tidak harus menunggu selama 12 tahun. Insyallah dengan forum ini kita bisa mewujudkan pemerintah yang sehat di Jawa Tengah. Pemerintah sehat di Jawa Tengah ini baru ada dua yaitu Kota Semarang dan Kabupaten Boyolali.\u201d Tambah Kurniawan.<\/p>\n<p>Sementara Bupati Demak Eisti\u2019anah menyampaikan, bahwa tahapan selanjutnya setelah Open Defecation Free (ODF) atau buang air besar sembarangan atau Kabupaten yang bebas dari buang air besar sembarangan.<\/p>\n<p>\u201cKita ingin menjadikan Kabupaten ini menjadi Kabupaten yang sehat dan sudah di sampaikan bapak Plt Dinas Kesehatan dari ke 35 Kabupaten \/ Kota se Jawa Tengah baru dua yang bisa mencapai yaitu di Kota Semarang dan Kabupaten Boyolali. Kami berharap dengan kinerja yang kemarin begitu kompaknya kita bisa mencapai bebas ODF, saya kira dengan semangat bersama dan mengajak seluruh masyarakat, karena tidak bisa bekerja sendiri pemerintah kita harus mengikutkan peran serta dari masyarakat. Saya yakin kita bisa mencapai Kabupaten Demak Sehat.\u201d Kata Eisti.<\/p>\n<p>Sementara terkait target Eisti menyampaikan harapannya Kabupaten Sehat bisa lebih cepat dan tidak sampai 12 tahun seperti Kabupaten bebas ODF (Open Defecation Free) atau bebas buang air besar sembarangan.<\/p>\n<p>\u201cUntuk target sendiri kita tidak mentargetkan. Tetapi secepatnya, tidak sampai kita mencapai ODF selama 12 tahun, kita memastikan jangan sampai terulang lagi. semakin cepat semakin baik.\u201d Pungkas Eisti. (Kominfo\/Apj).<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Demak \u2013 Pemkab Demak melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Demak gelar Rapat Koordinasi Pengkajian Pengembangan Lingkungan Sehat Dalam Rangka Demak menuju Kabupaten Sehat di Gedung Grhadika Bina Praja Kabupaten Demak, Kamis, (17\/11\/22). Kegiatan tersebut di hadiri oleh Bupati Demak Eisti\u2019anah, Pj Sekertaris Daerah Kabupaten Demak Eko Pringgolaksito, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Demak Kurniawan Arifendi, serta [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4617,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[19],"tags":[],"class_list":["post-4616","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/suarakotawali.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4616","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/suarakotawali.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/suarakotawali.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/suarakotawali.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/suarakotawali.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4616"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/suarakotawali.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4616\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4618,"href":"https:\/\/suarakotawali.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4616\/revisions\/4618"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/suarakotawali.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4617"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/suarakotawali.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4616"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/suarakotawali.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4616"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/suarakotawali.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4616"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}