{"id":3123,"date":"2022-07-01T15:04:18","date_gmt":"2022-07-01T08:04:18","guid":{"rendered":"https:\/\/suarakotawali.demakkab.go.id\/?p=3123"},"modified":"2022-07-01T15:04:18","modified_gmt":"2022-07-01T08:04:18","slug":"sebanyak-39-penerima-manfaat-orang-menerima-bantuan-rtlh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/suarakotawali.demakkab.go.id\/index.php\/2022\/07\/01\/sebanyak-39-penerima-manfaat-orang-menerima-bantuan-rtlh\/","title":{"rendered":"Sebanyak 39 Penerima Manfaat Orang Menerima Bantuan RTLH"},"content":{"rendered":"<p>Demak &#8211; Sebanyak 39 orang penerima manfaat Bantuan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (BP-RTLH) dari 9 desa di Kecamatan Demak meliputi Betokan, Bintoro, Bolo, Cabaean, Karangmlati, Katonsari, Kedondong, Mulyorejo, dan Tempuran. Penyerahan dilakukan oleh Bupati Demak Eisti\u2019anah di Balai Desa Tempuran, Jum\u2019at (1\/7\/22).<\/p>\n<p>Plt Ka Dinperkim Akhmad Sugiharto dalam laporannya mengungkapkan bahwa tujuan dari bantuan ini supaya dapat membantu warga masyarakat agar lebih sehat dan sejahtera.<\/p>\n<p>\u201cMaksud dan tujuan dari pencairan bantuan perbaikan rumah tidak layak huni Kabupaten Demak tahun 2022 ini untuk membantu masyarakat yang berpenghasilan rendah agar dapat hidup lebih sehat dan sejahtera. Serta meningkatkan taraf hidup masyarakat dengan tujuan memberantas kemiskinan dan keterbelakangan,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Pencairan BP-RTLH Rekom 1 tahap 1 sebanyak 442 unit yang tersebar di 12 Kecamatan. Yang masing-masing menerima manfaat mendapat Rp. 15 Juta dengan rincian Rp. 13 Juta untuk material, Rp. 1,6 Juta untuk upah tenaga kerja dan Rp. 400.000 untuk administrasi.<\/p>\n<p>Sementara Bupati Demak Eisti\u2019anah dalam sambutan dan arahan nya menyampaikan, bantuan perbaikan RTLH merupakan salah satu kegiatan penanganan kemiskinan dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas tempat tinggal.<\/p>\n<p>\u201cMelalui perbaikan atau rehabilitasi kondisi rumah tidah layak huni ini, Insyaallah masyarakat nantinya akan memiliki rumah layak huni sesuai dengan standar keselamatan dan ketahanan bangunan.\u201d Kata Bupati<\/p>\n<p>\u201cIni sangat penting mengingat rumah sebagai tempat tinggal, tidak sebatas sebagai tempat berteduh semata tetapi juga sebagai media interaksi sosial keluarga.\u201d Imbuhnya.<\/p>\n<p>Eisti berharap dengan di lakukan bantuan ini dapat meningkatkan derajat kesejahteraan masyarakat, serta dapat menjadi referensi bagi pemerintah guna mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten Demak.<\/p>\n<p>Dirinya juga meminta kepada Camat, Kepala Desa serta Forkopimcam untuk menggerakkan masyarakat agar bergotong &#8211; royong membantu pembangunannya.<\/p>\n<p>\u201cPantau dan kawal pelaksanaan program bantuan RTLH ini mulai dari pencairan hingga pelaksanaan rehab. Segera laporkan apabila di lapangan nantinya ditemui kendala\u201d. Tuturnya.<\/p>\n<p>Salah satu penerima dari bantuan RTLH dari Bintoro Tanti Ningsih (38 th), merasa senang dan bahagia.<\/p>\n<p>\u201cAlhamdulillah dapat bantuan, sejak dulu di tunggu-tunggu dan baru sekarang di berikan. Semoga bisa ada program seperti ini lagi, semoga dananya juga bisa di tambah untuk masyarakat yang kurang mampu\u201d. Harapnya.<\/p>\n<p>Hal tersebut juga di sampaikan oleh Wartini (37 th) dari warga Bintoro lainnya, bahwa dirinya senang dan bahagia telah menerima bantuan.<\/p>\n<p>\u200b\u200b\u200b\u200b\u200b\u200b\u200bTurut hadir dalam kegiatan tersebut, Adhi Setiawan pemimpin Bank Jateng KC Demak, Ketua Komisi C Tatiek Sulistijani, Forkopimcam, beserta para penerima bantuan RTLH di Kabupaten Demak. (Kominfo\/Apj\/Ist-rdy)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Demak &#8211; Sebanyak 39 orang penerima manfaat Bantuan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (BP-RTLH) dari 9 desa di Kecamatan Demak meliputi Betokan, Bintoro, Bolo, Cabaean, Karangmlati, Katonsari, Kedondong, Mulyorejo, dan Tempuran. Penyerahan dilakukan oleh Bupati Demak Eisti\u2019anah di Balai Desa Tempuran, Jum\u2019at (1\/7\/22). Plt Ka Dinperkim Akhmad Sugiharto dalam laporannya mengungkapkan bahwa tujuan dari bantuan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3124,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[19],"tags":[],"class_list":["post-3123","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/suarakotawali.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3123","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/suarakotawali.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/suarakotawali.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/suarakotawali.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/suarakotawali.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3123"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/suarakotawali.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3123\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3125,"href":"https:\/\/suarakotawali.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3123\/revisions\/3125"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/suarakotawali.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3124"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/suarakotawali.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3123"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/suarakotawali.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3123"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/suarakotawali.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3123"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}