{"id":2573,"date":"2022-05-25T11:08:39","date_gmt":"2022-05-25T04:08:39","guid":{"rendered":"https:\/\/suarakotawali.demakkab.go.id\/?p=2573"},"modified":"2022-05-25T11:08:39","modified_gmt":"2022-05-25T04:08:39","slug":"kemacetan-terjadi-pada-jam-sibuk-polisi-siapkan-jalur-alternatif","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/suarakotawali.demakkab.go.id\/index.php\/2022\/05\/25\/kemacetan-terjadi-pada-jam-sibuk-polisi-siapkan-jalur-alternatif\/","title":{"rendered":"Kemacetan Terjadi Pada Jam Sibuk, Polisi Siapkan Jalur Alternatif"},"content":{"rendered":"<div class=\"isi\">\n<p>Demak &#8211; Dampak pengerjaan peninggian jalan dan banjir rob yang melanda wilayah Kecamatan Sayung menjadikan arus lalu lintas jalur pantura dari arah Semarang ke Demak maupun sebaliknya tersendat. Selain banyak kendaraan roda empat maupun roda dua yang macet, akibat banjir jalur dari Semarang ke Demak hanya menggunakan satu lajur di lokasi pengerjaan peninggian jalan tepatnya pada KM 10.90 &#8211; KM 11.17 dan Demak &#8211; Semarang KM 11.20 \u2013 KM 11.40.<\/p>\n<p>Pengguna jalan dari arah Semarang, Indrijantoro Widodo salah satu ASN di Pemkab Demak mengatakan, untuk kemacetan parah biasa terjadi pada jam sibuk. \u201cArtinya saat pagi hari masyarakat berangkat beraktifitas dan sore hari saat mereka pulang dari aktifitas bekerja sekolah dan lain-lain,\u201dRabu (25\/04\/2022)<\/p>\n<p>Untuk mengurai kemacetan yang terjadi di lokasi tersebut Polres Demak menerjunkan anggota Satlantas untuk membantu masyarakat dan pengguna jalan. Selain itu pihak Polres juga merekayasa lalu lintas untuk mengurangi kepadatan dengan mengalihkan melalui jalur alternatif.<\/p>\n<p>Melalui pertigaan biyaran Kecamatan Karangtengah menuju Guntur maupun Karangawen bagi kendaraan yang dari arah Demak menuju Semarang.<\/p>\n<p>Kapolres Demak AKBP Budi Adhi Buono melalui unggahan video medsos humas Polres Demak menyampaikan karena fenomena alam rob dan intensitas hujan yang cukup tinggi sehingga menambah ketinggian air sehingga. Jajaran Polres melakukan pengaturan di lokasi untuk membantu masyarakat pengguna lalu lintas dikarenakan banyak sepeda motor yang macet.<\/p>\n<p>\u201cSehubungan dengan pengerjaan peninggian jalan sepanjang 800 meter di jalur dari Semarang ke Demak akan di fokuskan lajur di sebelah kanan sehingga lajur sebelah kiri masih bisa digunakan oleh masyarakat. Selain dilakukan penjagaan juga dilakukan rekayasa lalu lintas melalui jalur alternatif,\u201d kata AKBP Budi.<\/p>\n<p>Sebagai informasi bagi anda yang akan melintas Pantura Semarang \u2013 Demak atau sebaliknya biasa mengambil jalur alternatif sebagai berikut.<\/p>\n<p>Kendaraan dari Kudus ke Semarang dapat melewati Jembatan Layang \u2013 Wonosalam \u2013 Kebonagung \u2013 Gubug \u2013 Tegowanu \u2013 Karangawen \u2013 Mranggen \u2013 Semarang, Pertigaan Halte Buyaran \u2013 Guntur \u2013 Karangawen \u2013 Mranggen \u2013 Semarang, Pertigaan Onggorawe \u2013 Bulusari \u2013 Mranggen \u2013 Semarang.<\/p>\n<p>Sementara itu, Kendaraan dari Semarang ke Kudus bisa lewat Pertigaan Genuk Sari \u2013 Pasar Genuk \u2013 Karangroto \u2013 Bulusari \u2013 Guntur \u2013 Pertigaan Halte Karangtengah \u2013 Jalur Pantura.<\/p>\n<p>Kemudian untuk kendaraan dari Semarang ke Surabaya maupun sebaliknya dihimbau untuk melewati Jalur Tol. (kominfo\/rd\/ist)<\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Demak &#8211; Dampak pengerjaan peninggian jalan dan banjir rob yang melanda wilayah Kecamatan Sayung menjadikan arus lalu lintas jalur pantura dari arah Semarang ke Demak maupun sebaliknya tersendat. Selain banyak kendaraan roda empat maupun roda dua yang macet, akibat banjir jalur dari Semarang ke Demak hanya menggunakan satu lajur di lokasi pengerjaan peninggian jalan tepatnya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2574,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[19],"tags":[],"class_list":["post-2573","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/suarakotawali.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2573","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/suarakotawali.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/suarakotawali.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/suarakotawali.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/suarakotawali.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2573"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/suarakotawali.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2573\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2575,"href":"https:\/\/suarakotawali.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2573\/revisions\/2575"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/suarakotawali.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2574"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/suarakotawali.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2573"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/suarakotawali.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2573"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/suarakotawali.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2573"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}